Benda Fashion Wanita Yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan

Mungkin anda tidak akan menyadari bahwa barang-barang fashion yang sedang anda kenakan bisa jadi menyebabkan masalah kesehatan yang akan mengancam nywa anda. Untuk itu cari tahu apa saja Benda Fashion Wanita Yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal yaitu agen resmi Green World, pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya, kami melayani pesanan dan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia dengan sistem pemabayaran “Kirim Barang Dahulu Setelah Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran“.

benda-fashion-wanita-yang-diam-diam-mengancam-kesehatan

Benda Fashion Wanita Yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan — Bermain-main dengan fashion memang menyenangkan. Benda-benda fashion berupa pakaian, sepatu, aksesoris dan lainnya tak hanya memperindah penampilan, tetapi juga bisa meningkatkan rasa percaya diri. Hanya saja anda harus benar-benar selektif dalam mengenakannya karena beberapa benda fashion tersebut bisa mendatangkan bahaya bagi kesehatan.

Berikut fashion item yang diam-diam berbahaya bagi kesehatan wanita :

  • Rompers

Pakaian dengan model one-piece ini bisa membuat pemakainya tampak imut. Sayangnya, rompers tidak mudah dilepas. Hal ini tentu sangat mengganggu ketika keinginan berkemih datang tiba-tiba dan tidak bisa ditahan.

Penggunaan rompers jadi berbahaya bagi kesehatan apabila Anda kerap menahan pipis karena enggan bersusah payah melepasnya. Menahan pipis bisa menimbulkan nyeri di atas tulang pubis atau bagian belakang punggung, demam, nyeri ketika berhubungan intim, serta gejala lain yang mengiringi infeksi kandung kemih. Hal itu dijelaskan oleh Jill Rabin, M.D, profesor obstretri dan ginekologi di Hofstra North Shore-LIJ School of Medicine, New York.

Anda juga tak bisa menyiasati keinginan berkemih dengan membatasi minum ketika mengenakan rompers. Kurang minum juga bisa menyebabkan infeksi kandung kemih dan memengaruhi sistem lainnya di tubuh. Tanpa asupan cairan yang cukup, kinerja organ tubuh perlahan melambat dan menimbulkan masalah kesehatan.

  • Sweatband

Seperti nama dan fungsinya, sweatband memang menahan keringat. Tapi dampak buruknya, benda ini juga membuat bakteri berkumpul dan bertahan meski sudah dikeringkan.

Jadi, bila Anda mudah berjerawat, menggunakan sweatband berulang-ulang bisa menyebarkan bakteri dan memperparah jerawat. Risiko ini mungkin tak terlalu parah bagi kesehatan Anda, tapi bisa berdampak pada psikososial Anda, rasa percaya diri, dan memengaruhi kehidupan sosial.

  • Sandal jepit

Sandal jepit dengan desain menarik bisa jadi pilihan untuk gaya kasual Anda. Tapi menurut para ahli, sandal jepit membuat kaki terpapar pada bakteri, virus, jamur, hingga infeksi. Selain itu, penggunaan sandal jepit dalam waktu lama juga bisa menyebabkan nyeri tumit, mengubah bentuk jemari, serta berdampak pada postur tubuh dan memicu timbulnya nyeri di bagian lain tubuh.

  • Bra dengan kawat

Kawat yang menyangga bra dan pengaitnya biasanya terbuat dari nikel, bahan logam yang sering kali menyebabkan iritasi. Untuk melindungi diri, ada baiknya pilih bra tanpa kawat dan ganti semua bra yang kawatnya telah mencuat. Anda juga bisa memulas permukaan pengait berbahan nikel dengan kuteks bening agar nikel tak bersentuhan langsung dengan kulit.

  • Pakaian dalam warna-warni

Bahan pewarna pakaian bisa mengiritasi kulit di bagian intim yang cenderung lembut, terutama bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau mudah terkena infeksi. Demikian jelas Dr Owen Montgomery, ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi di Drexel University College of Medicine, Philadelphia. Demikian juga dengan pakaian dalam berbahan sintetis warna-warni. Dia menyarankan bahan katun putih sebagai pilihan pakaian dalam terbaik.

  • Tas tangan

Tas tangan dengan beragam desain, warna, dan bahan keluaran brand ternama memang menarik dan secara tak langsung menunjukkan kelas sosial pemakainya. Tapi benda fashion ini juga bisa berbahaya bagi kesehatan bila terlalu berat.

Salah satu pundak yang digunakan untuk menopang tas dengan beban terlalu berat bisa mengembangkan nyeri pundak kronis seperti inflamasi dan benturan rotator cuff (kelompok otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu).

Idealnya, berat tas tangan atau tas pundak berkisar antara 2 hingga 3 persen dari keseluruhan berat tubuh individu. Selain itu, disarankan untuk membawa tas di tangan atau pundak kanan dan kiri secara bergantian untuk menghindari cedera pada salah satu lengan.

  • Anting-anting besar

Jenis anting-anting yang terlalu besar bisa merusak lubang tindikan di telinga. Menurut Huffington Post, lubang tindikan bisa melebar dan metal murah yang digunakan untuk bahan anting-anting bisa menyebabkan alergi.

  • Celana high-waisted

Anda pun perlu berhati-hati ketika memilih celana dengan model high-waisted. Sebaiknya pilihlah yang tidak terlalu ketat.

Celana high-waisted bisa memberi tekanan pada perut dan menyebabkan heartburn,” ujar DR Scott Schreiber, dikutip dari Bustle.

Celana jenis itu juga menghambat Anda bernapas normal serta melemahkan otot inti,” lanjutnya.

  • Stiletto

Meskipun menggunakan stiletto dapat membuat kaki Anda terlihat ramping dan seksi, namun ada baiknya Anda tidak sering-sering menggunakannya. Bagian depan yang sempit dengan hak tinggi, membuat stiletto sebaiknya dihindari. Stiletto dapat menyebabkan kerusakan pada kaki dan nyeri punggung, termasuk bunion (benjolan pada kaki), hammer toe (jari kaki tertekuk atau bengkok), kerusakan saraf, patah tulang dan keseleo pada pergelangan kaki, bahkan menyebabkan kaki rata.

Menurut ahli penyakit kaki, John E. Mancuso, semakin tinggi hak yang dipakai, maka semakin bertambah tekanan pada kaki, terutama bagian depan kaki dan mata kaki. Olehnya, disarankan untuk membatasi pemakaian stiletto atau lebih baik menggunakan flat shoes.

  • Dasi

Ikatan yang terlalu ketat pada dasi di kerah baju dapat mengurangi sirkulasi darah ke otak. Hal tersebut dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram dan gangguan di telinga. Pemakaian dasi yang terlalu ketat juga membatasi gerak leher, sehingga dapat meningkatkan ketegangan otot di bagian bahu dan punggung. Selain itu, jika dasi lama tidak dicuci, maka bisa menjadi sarang kuman penyakit.

  • Celana Dalam Thong

Benda Fashion Penyebab Gangguan Kesehatan lainnya adalah celana dalam thong hampir sama dengan G-string. Umumnya di bagian belakang celana thong, hanya ada penghubung berupa sepotong kain yang menghubungkan antara karet pada bagian belakang celana dalam dengan bagian depan celana dalam.

Tali thong terbuat dari bahan yang kasar dan berpotensi menyebabkan gesekan hingga luka kecil di bagian kulit sensitif. Tak hanya itu, thong yang terlalu ketat juga bisa dapat mengakibatkan iritasi jaringan lembut di vagina dan anus jika terlalu sering bergesekan. Hal ini bisa mengakibatkan peradangan dan infeksi jika ada luka terbuka.

Masalah paling potensial dalam pemakaian thong yaitu adanya bakteri fecal yang lebih mudah bergerak dari anus ke vagina. Jika demikian, bakteri tersebut bisa masuk ke saluran kemih dan bisa menyebabkan infeksi saluran kemih.

Itulah Benda Fashion Wanita Yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan yang mulai sekarang harus anda ketahui guna mengurangi risiko yang mengancam kesehatan. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA :

Terus kunjungi situs https://carapemesanankidneycarecapsuleformanwomen.wordpress.com untuk mengetahui informasi penting dan menarik lainnya mengenai kesehatan.

Benda Fashion Wanita Yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan

Advertisements

2 thoughts on “Benda Fashion Wanita Yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s